Notification

×

Iklan

Iklan

RADIO PRAGAAN STATION

Tag Terpopuler

Sebanyak 80 KPM di Desa Rombasan Terima BLT DD Tiga Bulan Tahun Anggaran 2022

Rabu, 16 Maret 2022 | 11.13 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-16T04:13:44Z

KIMKARYAMAKMUR.COM, Rombasan - Sebanyak 80 orang warga masyarakat di desa Rombasan menerima bantuan BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) hari ini Rabu (16/03/2022) bertempat di balai desa Rombasan.

Periode bulan yang diterimakan adalah bulan Januari, Pebruari, dan Maret tahun anggaran 2022. Masing masing mendapatkan uang sebesar Rp. 300.000; (tiga ratus ribu) per bulan. Berarti per KPM mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 900.000.

Penyerahan bantuan BLT-DD diserahkan secara simbolis oleh Camat Pragaan Heru Cahyono, S.STP. dihadapan Kepala Desa dan Perangkat Desa Rombasan, dan pihak petugas BPRS Pragaan.

Penyaluran bantuan BLT-DD kepada KPM berdasarkan Peraturan Desa Rombasan Nomor 04 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2022. 

Camat Pragaan Heru Cahyono, S.STP. dalam sambutannya mengatakan bahwa BLT-DD diberikan kepada KPM untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. 

"Dananya baru cair, sehingga baru diberikan. Semoga BLT-DD ini memberi manfaat untuk menopang kebutuhan hidup terutama karena dampak pandemi Covid-19," ujarnya.

Dikatakannya bahwa dana BLT-DD adalah bagian dari program jaring pengaman sosial. Pemerintah Desa melakukan percepatan pencairan BLT-DD agar semakin efektif meringankan beban keluarga miskin dan rentan di desa.

"Selain untuk mengefektifkan jaring pengaman sosial, langkah percepatan pencairan BLT Dana Desa untuk menggerakkan sirkulasi ekonomi desa," jelasnya.

Dampak pandemi Covid-19 dengan varian Omicron membuat lesu kondisi ekonomi desa. Akibatnya banyak warga masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan. Selain itu warga yang mendapatkan adalah warga miskin dan miskin ekstrem sesuai dengan kriteria Kemensos dan berdomisili di desa.

"Pastinya dengan bantuan BLT-DD ini warga bisa menopang kebutuhan hidup sehari-hari sebab kehilangan pekerjaan dan kondisi ekstrem lainnya, serta KPM tidak dobel dengan data program jaring sosial lainnya." Jelasnya. (Zbr/Hb).

×
Berita Terbaru Update