Notification

×

Iklan

Iklan

RADIO PRAGAAN STATION

Tag Terpopuler

Dihaul Agung Ahmad, KH Musyfiq Madim Terangkan Orang yang Dimusuhi Syaithan

Kamis, 27 Oktober 2022 | 22.17 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-27T23:19:28Z

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas - KH. Musyfieq Madim Pengasuh PP. Al Karawi Karay Ganding Sumenep pada Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Agung Ahmad dan Agung Mahmud di desa Aeng Panas mengatakan bahwa beruntung kalau punya perempuan cerewet. Sebab cerewet maka rumah tangga menjadi keramat. 

"Kalau punya perempuan cerewet, laki laki dididik bisa sabar," ujarnya Kamis (27/10/2022) memulai ceramah. 

Beliau katakan, hadir ke majelis ilmu itu ibadah, setiap ibadah pasti ada niatnya, dan ibadah yang bagus diatur dengan niat kita. Niat yang bagus hadir ke pengajian ingin menjadi hamba yang diridhai Allah. Yang kedua ingin menghilangkan kebodohan kita dan keluarga kita.

"Bodoh itu penyakit yang paling besar. Kata ulama kebodohan adalah pusatnya kejelekan. Sekalipun pintar kalau masih melakukan kejelekan berarti masih ada kebodohan kita," dawuhnya.

Bahkan kebodohan itu pusat seluruh kebahayaan kita, baik kebahayaan yang membahayakan diri sendiri atau yang membahayakan orang lain. Agar tak bahaya, maka nabi diutus kepada umatnya untuk menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.

Beliau juga mengatakan bahwa manusia punya tantangan dalam hidupnya, dimana hidup semestinya dalam kekuasaan Allah.

"Semoga barokahnya Gung Ahmad dan Gung Mahmud kita bisa menghadapi semua tantangan itu," jelasnya.

Tantangan manusia yang pertama, emosi. Kata nabi, janganlah kamu menuruti emosi, karena emosi itu sumbernya dari syaithan. 

"Syaithan itu memang mencari sasaran yang baik baik, syaithan mencari yang paling taqwa kepada Allah. Yang dimusuhi syaithan salah satunya menghindarkan manusia agar tidak melaksanakan shalat berjamaah," lanjutnya. 

Nabi menjawab pertanyaan sahabat bahwa maling yang paling pandai mencuri adalah yang tergesa gesa dalam shalatnya, banyak meninggalkan perkara sunnah. 

"Kalau kita hanya mengerjakan yang wajib saja, maka tak akan pernah dekat kepada Allah SWT," jelasnya.

Yang kedua, orang yang dibenci syaithan, orang yang selalu berkumpul dalam majelis ulama. 

Betapa beruntungnya kita menjadi umat Muhammad. Menjadi umat nabi Muhammad, berdosa dimanapun saja, bertaubat dimana saja diterima oleh Allah, berbeda dengan umat terdahulu. 

"Nabi Adam 40 kali melakukan haji baru diterima taubatnya oleh Allah SAW," ujarnya.

Yang ketiga orang yang dibenci syaithan yaitu seorang perempuan yang taat kepada suaminya. 

"Kata nabi, kemuliaan perempuan ada 4 perkara. Pertama, menjaga shalat 5 waktu. Kedua, puasa ramadhan. Ketiga menjaga kehormatan dirinya, dan yang keempat taat kepada suaminya, maka ia bisa masuk surga di pintu mana saja." Jelasnya. (Zbr/Hb).

×
Berita Terbaru Update