Notification

×

Iklan

Iklan

RADIO PRAGAAN STATION

Tag Terpopuler

PMII Audiensi ke Kecamatan Pragaan Bahas Isu Lingkungan

Selasa, 06 Desember 2022 | 15.22 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-06T08:22:42Z

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan - Kemarin Senin siang (05/12/2022) Pengurus PMII Kecamatan Pragaan menjumpai Camat Pragaan guna berdiskusi dan menyampaikan aspirasi berkaitan isu isi lingkungan, terutama pasca luapan banjir tempo hari dari selokan jalan yang menimpa lokasi Pondok Pesantren Al Amin Prenduan dan sekitar Puskesmas Pragaan.

"Kami datang tidak dengan semangat menyoal, tapi ingin berdiskusi guna mencari solusi dari permasalahan lingkungan yang ada selama ini," ujar Moh. Zaki perwakilan rombongan PMII yang datang.

Camat Pragaan Heru Cahyono, S.STP. dan PLT Sekcam Pragaan Masrawi menjumpai langsung perwakilan PMII Pragaan tersebut. Kecamatan membuka diri menerima keluhan warga, dan mengharapkan perwakilan datang tidak semata datang dengan tumpukan masalah, melainkan juga datang dengan tawaran solusi terhadap masalah tersebut.

"Saya senang jika kedatangan adik adik bukan hanya menyampaikan permasalahan, tapi juga datang dengan berbagai tawaran solusi," ujar Camat Pragaan Heru Cahyono, S.STP.

Setelah sekitar 1 jam bertemu ada beberapa solusi sebagai tawaran penyelesaian permasalahan yang ada, antara lain, perlunya semua pihak memperhatikan tata ruang kecamatan dan desa untuk masa depan warga kecamatan Pragaan di kemudian hari. Juga perlunya stakeholder kecamatan dan pihak pihak lain aktif menggalakkan penyuluhan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) agar warga memahami sistem kebersihan lingkungan yang banyak menyebabkan terjadinya permasalahan lingkungan.

Selain itu juga mengetengahkan solusi perlunya mengkaji lebih dalam materi selokan dari hulu ke hilir yang menyebabkan luapan air kala debit hujan naik dengan intensitas tinggi, serta perlunya pihak pihak terkait memperhatikan persoalan ini dengan baik. Selain itu juga temu audience merekomendasikan pentingnya memperhatikan pendidikan pengelolaan daur ulang sampah, serta perlunya penyediaan sarana tempat sampah di beberapa titik penting kecamatan dan desa, serta tempat pembuangan akhir sampah yang representatif dan terjangkau oleh semua. (Zbr/Hb).
 

×
Berita Terbaru Update